Kamis, 16 Februari 2017

Lontong Malam : Nikmatnya Sarapan "Kepagian"

Lontong sayur adalah makanan khas Indonesia yang dikenal hampir di seluruh bagian Indonesia. Tentu saja tiap daerha memiliki ciri khas lontong sayurnya masing-masing. Di medan misalnya terkenal dengan lontong medan yang juga dilengkapi dengan kering tempe. Sedangkan di Padang, paling umum ditemukan Lontong dengan gulai paku yang dicampur dengan mie goreng. Apapun bentuknya, biasanya lontong sayur lazimnya disajikan saat sarapan.

kedai lontong malam
gambar dari tripriau.com

Namun belakangan ini, di beberapa kota muncul tren baru dalam dunia kuliner Indonesia. Kalau rajin telusuRI cerita-cerita unik di Indonesia sih sebenarnya ini bukan hal baru. Karena memang banyak sekali pengalaman-pengalaman menarik yang hanya terjadi di Indonesia. Salah satunya adalah menyangkut si lontong sayur ini. Saat ini di Pekanbaru banyak bermunculan warung-warung tenda yang menjual Lontong. Tapi kedai lontong yang ini baru dibuka mulai jam 10 malam dan baru tutup menjelang subuh. Sehingga muncul istilah lontong malam. Nah lo, bukannya lontong sayur biasanya disantap buat sarapan ya? Apa gak "kepagian" tuh sarapannya? Faktanya saat ini banyak orang yang ketagihan dengan "sarapan kepagian" ini. 

Mengapa Lontong Malam Digemari Masyarakat?

Begadang Jangan begadang,
kalau tiada artinya
begadang boleh saja
asal ada perlunya

Bang Haji Roma Irama memang sudah mengkampanyekan larangan begadang sejak beliau masih menjadi satria bergitar. Tapi sebenarnya beliau juga sadar, bahwa sampai saat ini masyarakat kita sangat hobi begadang. Tak peduli ada perlunya atau tiada artinya.
Apalagi bagi mereka yang masih berusia produktif. Siang hari mereka sibuk bekerja, maka malam hari adalah saat yang tepat untuk berkumpul bersama teman-teman. Memangnya dimana lagi tempat yang paling enak untuk ngobrol kalau bukan di cafe atau warung kopi? Ini sebabnya mengapa cafe di Indonesia selalu lebih ramai pada malam hari.
Selain cafe-cafe yang lebih nyaman, warung tenda pinggir jalan menjadi salah satu pilihan. Sebelum tren lontong malam mulai booming, ada banyak warung minas (mie nasi goreng) yang lebih dulu populer. Di tempat ini tersedia menu-menu standar seperti nasi goreng, mie sampai bandrek. Dibandingkan dengan nongkrong di cafe, warung minas lebih "nyaman" untuk kumpul-kumpul. Karena di tenda pinggir jalan ini tidak ada fasilitas wifi gratis yang mengganggu kebersamaan.
Tenda minas yang menunya itu-itu saja tentu akan membuat bosan juga. Begitu ada pilihan lain yang lebih variatif, orang kita yang memang suka begadang ini akan berkerumun ke sana. Apalagi harga lontong malam memang lebih murah dari harga minas. Lontong sayur juga tidak terlalu mengenyangkan seperti nasi goreng. Jadi fix, lapak lontong malam menjadi prioritas baru.
Tidak hanya bersama teman-teman atau pacar. Lapak lontong malam juga enak kalau didatangin rame-rame bersama keluarga.

lontong pical
dokumentasi pribadi

Apa Saja Menu Yang Tersedia di Kedai Lontong Malam?

lontong sayur
dokumentasi pribadi
Sama seperti kedai sarapan pagi, lapak lontong malam juga menyediakan banyak pilihan menu lain. Seperti lontong pecal, bubur kacang hijau serta aneka gorengan untuk teman makan. Sayur lontongnya terdiri dari beberapa pilihan, seperti gulai nangka, gulai paku, gulai tauco atau campuran semuanya. Untuk mie yang jadi pelengkap pun ada beberapa pilihan. Mulai dari mie keriting biasa, mie goreng dan bihun goreng. Harganya juga sangat terjangkau, mulai dari Rp. 6.000,- saja seporsi.
Kalau mau porsi spesial bisa menambahkan telur rebus, karupuak lado, bakwan atau sala yang di jual terpisah. Rata-rata gorengan ini hanya dibandrol Rp. 1.000,- saja per bijinya. Kalau bosan makan lontong bisa memilih untuk makan bubur kacang hijau saja, bisa ditambah ketan juga biar kenyangnya pol. Selain gorengan, juga ada lepat bugis yang bisa dibawa pulang.
Untuk minuman sebanarnya sudah disediakan air putih hangat gratis. Kalau itu nggak cukup bisa pesan teh manis hangat atau es teh juga. Kalau mau yang lebih setrong bisa mencoba teh telurnya. Untuk teh manis cukup dibayar Rp. 3.000,- saja. Sementara harga teh telurnya kurang tahu, karena saya nggak pernah pesan :D.

Lokasi Kedai Lontong Malam di Pekanbaru
Saat ini, lontong malam tersebar hampir di semua sudut kota Pekanbaru. Namun yang paling terkenal bisa ditemukan di daerah Pangir, Jln. Sam Ratulangi, Arengka, Jln. Setiabudi dan Jln. Sudirman. Di daerah Pangir dan Arengka kita bahkan bisa menemukan beberapa kedai yang lokasinya berdekatan. Tinggal pilih mau nongkrong dimana :D.

Selain Lontong Sayur, Ada Banyak Kekayaan Kuliner Lain Asal Indonesia

Kalau di tempat kamu belum ada kedai lontong malam, gak usah sedih. Kamu masih bisa nyari lontong sayur pagi-pagi koq. Pasti ada deh, cek aja sebelah rumah :). Tapi kalau kamu suka tiba-tiba lapar tengah malam, berarti kita sama, hehe. Tenang, kamu gak harus makan lontong koq. Karena Indonesia punya banyak sekali kekayaan kuliner yang bisa kamu coba. Mulai dari dishes yang mengenyangkan, snack buat ngemil sampai minuman-minuman unik yang hanya ada di negeri kita tercinta ini.
Kabar gembiranya, saat ini ada Omiyago.com yang akan mempermudah petualangan kuliner kamu. Disini ada beragam pilihan kuliner asli Indonesia yang bisa kamu pesan secara online. Bahkan ni, omiyago juga menyediakan paket yang terdiri dari beberapa jenis makanan untuk menemani kamu begadang. Jadi kamu tetap bisa kumpul-kumpul bersama keluarga tanpa harus keluar rumah.
Tapi kamu tetap harus bijaksana ya, makan larut malam itu kebiasaan yang tidak baik. Menurut yang dianjurkan, makan malam paling telat jam tujuh malam. Lewat dari waktu itu kamu bisa beresiko mengalami berbagai penyakit, seperti diabetes.  Sesekali mungkin ngak masalah, tapi jangan keseringan. Ingat kata bang haji, "jangan begadang kalau tak ada perlunya".
Oh iya, selain kulinernya yang beragam. Indonesia juga punya banyak cerita menarik lainnya lo. Silahkan mampir ke telusuRI.org untuk tahu cerita menarik lainnya.

5 komentar:

  1. Makan lontong sayur malam2 kenyang tdk ???... Hehehe

    Follback www.mangandosetiawan.com
    Salam kenal
    Terima kasih

    BalasHapus
  2. beberapa jenis lontong sayur sdh aku coba , yg lontong padang belum nih lagi ke padang gak kesampaina , pdhl yg jualan di depan hotel

    BalasHapus
  3. makan malam-malam awas gemuk looh..
    -.-

    BalasHapus
  4. emang kuliner di indonesia banyak banget... mau di sebutin satu peer satu.. sampai engga bisa..
    bangga deh jadi orang Indonesia...


    www.kananta.com

    BalasHapus
  5. Udah sering banget liat lontong malam di Pekanbaru, tapi sampe sekarang belum pernah makannya. Di kepala mikir, "Makan santan malam-malam?" hahahaha

    BalasHapus

Ayo, tinggalkan jejak... :)