Kamis, 01 Desember 2016

Italian Seasoning : Mengenal Herbs & Spices Untuk Masakan Italia


Pernah nonton Garfield? Saya sangat menyukai karakter kucing gemuk pemalas tersebut. Terlebih lagi dia juga penggemar lasagna seperti saya. Masakan khas Italia ini memang memiliki cita rasa yang lezat dan membuat ketagihan. Apakah teman-teman menyukai lasagna juga?

 Lasagna, layaknya masakan Italia lainnya (aneka pasta, pizza dan risotto) memiliki aroma yang khas. Saya menyebutnya seperti aroma padang rumput di musim panas. Dan hampir semua jenis masakannya memiliki aroma yang sama. Karena memang tidak seperti negara kita yang kaya rempah-rempah. Masakan Italia hanya memiliki beberapa jenis herbs dan spices saja. 


Herbs dan spices adalah tanaman aromatik yang ditambahkan pada makanan sebagai penyedap dan pembangkit selera makan.  Herbs biasanya berbentuk daun-daunnan sedangkan spices berasal dari bagian tumbuhan yang lain, seperti bunga, akar, biji, kulit batang dan lain-lain. Biasanya dalam memasak, herbs digunakan lebih banyak dari spices.Masakan Italia bisa dibilang “miskin” herbs dan spices. 

Dalam prakteknya hanya ada beberapa macam herbs dan spices yang digunakan. Yaitu :

Peperoncino (Pepper) 





Peperoncino adalah sejenis tumbuhan yang berasal dari genus Capsicum. Capsicum adalah jenis tumbuhan berbunga dari keluarga Solanaceae (Tomat-tomatan). Tumbuhan ini terdiri dari berbagai jenis. Diantaranya adalah pabrika, cabe keriting, cabe Bali dan sebagainya. Peppper yang umum digunakan dalam masakan Italia adalah pabrika. Biasa digunakan dalam keadaan segar ataupun bubuk. Contoh masakan Italia yang menggunakan pepper sebagai herbs wajibnya adalah Spagetti Aglio Olio.

Oregano (orrigano)


Oregano adalah tanaman yang masih satu saudara dengan daun mint. Tapi oregano memiliki cita rasa yang agak pahit dan memberi sensasi hangat saat dimakan. Oregano sering dipakai untuk taburan pizza dan pasta.
Oregano cocok tumbuh di daerah mediterania. Meskipun daerah tropis seperti Indonesia bukan habitat awalnya, tapi oregano juga bisa dibudidayakan disini. Sebagai alternatif, kita bisa menggunakan oregano kering yang banyak dijual di pasaran. 

Parsley (Prezzemolo)


Parsley atau perstelly adalan tanamn herbal dengan tinggi sekitar 10 cm – 30 cm. Parsley masih satu genus dengan tumbuhan wortel dan seledri. Karena itu penampakan morfologi mereka sangat mirip. Umumnya parsley lebih dikenal sebagai garnish (hiasan) saat plating makanan. Tapi ada beberapa masakan juga yang menjadikannya sebagai penyedap, misalnya aneka olahan pasta.

Bay leaves (alloro)


Bayay leaves atau disebut juga Laurus Nobilis adalah tanaman herbal yang sangat pepuler di Eropa dan Arab Saudi. Tidak seperti oregano dan parsley yang berbentuk  rerumputan kecil, bay leaves memiliki morfologi seperti tanaman perdu. Aroma yang dihasilkan oleh bay leaves sangat kuat. Cukup memasukkan 3 helai daunnya saja, maka aromanya cukup untuk 1 L kaldu. Bay leaves juga bisa digunakan dalam keadaan kering dan bubuk. 1 sendok teh bay leaves bubuk sama dengan 3 lembar dun bay leaves segar. Bayleaves menjadi herbs yang wajib untuk pembuatan saus marinara dan bolognise.

Meskipun memiliki bentuk yang sangat mirip, bay leaves tidak sama dengan daun salam. Bay Leaves dan daun salam memiliki aroma dan fungsi yang berbeda. Memang sebagian orang menyebut daun salam sebagai “bay leaves” Indonesia. Tapi tetap saja pemakaian Bay Leaves tidak bisa digantikan dengan daun salam, karena akan menghasilkan aroma yang berbeda.

Basil (basilico)


Basil adalah tumbuhan herbs yang masih satu genus dengan selasih dan kemangi. Tidak heran tampilan ketiganya mirip. Meskipun demikian baik basil maupun kemangi memiliki aroma yang sangat berbeda satu sama lain. Basil untuk herbs Italia memiliki nama ilmiah O. Basilicum, atau disebut sweet basil dalam bahasa Inggris. Sementara istilah asing untuk daun kemangi adalah Thai Lemon Basil.
Selain perbedaan aroma, basil dan kemangi sebenarnya juga bisa dibedakan dari bentuknya. Basil memiliki daun yang lebih lebar dan mengkilat. Daun basil sering digunakan untuk membuat aneka saus pasta, termasuk saus marinara.

Sage (solve)


Herbs dengan nama ilmiah salvia Officinalis L ini memiliki daun dengan warna hijau keabu-abuan dan bunga berwarna ungu. Karena penampilannya yang menarik itu, sage juga sering dijadikan sebagai tanaman hias.
Sage memiliki rasa pahit, namun rasa pahit itu ternetralisir oleh aromanya yang sangat harum. Daun sage sering digunakan pada masakan yang menggunakan daging dan seafood. 

Rosemary (Rosmarino)


Rosemary memiliki daun yang kecil-kecil runcing. Aromanya sangat khas, sekilas seperti aroma minyak kayu putih. Sama seperti sage, rosemary juga digunakan untuk masakan dengan bahan dasar daging. Misalnya Bolognise.

Rosemary bisa digunakan dalam keadaan segar ataupun kering.

Thyme (Timo)


Thyme merupakan salah satu jenis rempah daun asal Mesir yang sangat terkenal. Daunnya mungil, bentuknya oval kecil dengan tangkai kecil keras. Aromanya sangat harum dan khas. Selain sebagai rempah masakan, thyme sering digunakan untuk obat herbal. Thyme biasanya dipakai untuk daging pangang, ungkep dan sup.
Itu tadi beberap herbs yang sering digunakan dalam masakan Italia. Di pasar swalayan juga sudah tersedia Italian Seasoning yang bisa kita beli. Italian seasoning adalah campuran dari beberapa herbs yang bisa langsung dipakai. Mengenai Italian Herbs akan dibahas pada postingan lain.
 

Semoga bermanfaat, ^^

2 komentar:

  1. Gue cuma tau orregano, parsley, sama basil. Masih asing banget sama dunia memasak, tapi penasaran buat belajar hahaha. Nice info!

    BalasHapus
  2. makasih sudah berkujung gan. Mulai dari masakan Italia aja, gak terlalu ribet :)

    BalasHapus

Ayo, tinggalkan jejak... :)