Kamis, 13 Oktober 2016

Mengambil KPR Saat bujangan. Menagapa tidak?

Tempat tinggal adalah suatu kepastian yang akan kita butuhkan. Rumah sudah menjadi kebutuhan pokok manusia. Beruntungnya saat bujangan kita belum terlalu dihadapkan pada kewajiban ini. Bagi pemuda lajang, mengontrak rumah atau kost akan lebih membantu. Karna diawal usia dua puluhan, kita masih membangun karir yang pas. Selain itu masih ada kemungkinan untuk dipindahkan ke kota lain atau bahkan pindah tempat kerja. Peluang dan tawaran kerja bagi pemuda memang lebih banyak, sehingga kita bisa leluasa memilihnya.

Namun, sebenarnya mengambil KPR selagi lajang itu sangat banyak keuntungannya. Berikut hal –hal yang harus diketahui tentang mengambil KPR saat lajang.
Masa lajang adalah saat paling tepat untuk mengambil KPR
Sebenarnya, saat bujangan justru adalah waktu yang paling pas untuk mengambil Rumah. Saat ini tanggung jawab finansial yang kita miliki belum terlalu banyak. Jadi menyiapkan investasi untuk tempat tinggal kita di masa depan adalah keputusan yang benar.

Tetap dahulukan asuransi
Di zaman yang penuh dengan ketidakpastian ini, asuransi adalah amunisi khusus u ntuk bertahan hidup. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya. Memilih asuransi yang tepat wajib hukumnya. Kalau bisa sekalian pilih yang menawarkan investasi dalam premi yang kita bayarkan.

Pertimbangan lokasi rumah

Rumah di tengah kota dengan yang ada di pinggiran kota tentu berbeda harganya. Untuk awal tak masalah jika kamu mengambil rumah yang ada di pinggiran terlebih dahulu. Kelak komplek hunianmu juga akan dkipadati penduduk dan harganya melonjak.
Tapi kalau kamu menginginkan rumahmu nanti sekaligus menjadi tempat tinggalmu saat ini. Otomatis kamu harus menyesuaikan dengan lokasi kerjamu. Jika tempat kerjamu ada di pusat kota, silahkan siapkan dana yang lebih banyak jika ingin mengambil rumah disekitaran kantor. Atau kalau kamu mau yang lebih murah, kamu harus siap berangkat lebih pagi ke kantor supaya tidak terlambat.

Deal yang paling menguntungkan

KPR dimilik oleh hampir semua bank yang ada di Indonesia. Tidak ada salahnya jika kamu mencermati satu persatu. Pilih deal yang paling menguntungkan. Biasanya perbedaan terbesarnya adalah dari persentase bunga flat dan bunga floatingnya.
Untuk tahun pertama, biasanya yang diberlakukan adalah bunga flat (jumlah suku bunga tetap). Di tahun berikutnya, baru pakai bungan floating (suku bunga mengikuti mengambang, mengikuti pasar). Biasanya ini yang menyebabkan cicilan rumah tiba tiba naik. Solusinya kamu bisa pilih kpr yang paling lama masa bunga flatnya. Untuk hal ini, akan saya bahas pada artikel khusus.

Mau “rumah” atau “rumah”

Berikutnya yang harus dipertimbangkan adalah, apakah rumah itu nantinya akan dijadikan tempat tinggal kamu di masa depan atau sekedar investasi. Bila itu akan jadi tempat tinggalmu kelak, maka kamu harus memilih yang paling sesuai dengan keluargamu nanti. Pertimbangkan juga jumlah kamar tidur atau tanahnya. (untuk memperbesar rumah atau dijadikan taman).

Sendiri atau patungan

Ada seorang teman yang memutuskan untuk patungan mengambil rumah bersama kekasihnya. Ini bisa sangat membantu juga, karna rumah itu akan mereka tempati nantinya setelah menikah. Namun hal ini harus dipertimbangkan dengan sangat matang. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya, karna kalian belum punya ikatan apapun. Jika terjadi perpisahan akan repot urusannya :D

Bangun karir
Tetap tingkatkan prestasi kerjamu. Biar jenjang karirmu terus naik. Dan pundi pundi yang kamu dapatkan pun akan semakin bertambah. Sehingga perkara cicilan rumah ini bukan masalah lagi.

Biarkan rumah mencari cicilannya sendiri
Kamu bisa menjadiksn rumah yang kamu beli untuk menambah penghasilan membayar cicilan. Cukup dengan sedikit renovasi, kamu bisa membuka kost kostan atau kontrakan. Tak jarang dari sini, biaya untuk cicilan rumah sudah tertutupi.

Jangan abaikan kewajiban terhadap orang tuamu

Mau nyicil rumah atau persiapan dana lainnya. Pastikan jangan abaikan tanggung jawabmu sama orang tua ya . Jangan sampai kredit rumha menjadi alasanmu untuk tidak pulang, padahal mama udah kangen banget.
Orang tua tetap nomor satu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ayo, tinggalkan jejak... :)