Senin, 31 Oktober 2016

Gali Lobang Tutup Lobang : Apakah KTA benar-benar solusi untuk menutupi hutang lainnya?



Kalauu sudah menyangkut hutang, anda harus berpikir lebih banyak dari biasanya. Ada sisi positif dan negatifnya. Positifnya, anda jadi lebih giat berusaha untuk melunasi hutang hutang itu. Dan negatifnya adalah ketika anda tak punya cukup kuasa untuk melunasi hutang tersebut. Yang ada anda malah menjadi stress dan mengurangi produktivitas anda. Tapi di zaman sekarang, sepertinya hutang sudah menjadi sebuah kebutuhan. Tinggal bagaimana kita mengaturnya. Terlebih dengan banyaknya pilihan kredit yang ditwarkan perbankan.
Hanya saja sebagian kredit yang ditawarkan perbankan memiliki suku bunga yang cukup tinggi. Sementara yang namanya pinjaman selalu punya limit waktu untuk menyelesaikan cicilannya. Sialnya kita bisa sampai pada keadaan tidak sanggup membayarnya “tepat waktu”. Lantas apakah solusi yang kita punya? Apa perlu membuat hutang lain untuk melunasi kredit sebelumnya? Tentu saja tabiat “gali lobang tutup lobang” ini bukanlah solusi terbaik. Idealnya, seseorang harus melikuidas kreditnya melalui aset yang ia punya terlebih dahulu . Tapi jika benar-benar kepepet mengajukan pi njaman baru bisa jadi solusi yang diperlukan. Untuk mendapatkan dana dalam waktu dekat, kita bisa mengajukan KTA. Tapi tentu saja KTA bukanlah pilihan kredit pertama. Karena meskipun proses pengajuannya lebih gampang (tanpa memerlukan agunan), suku bunga yang ditawarkan cukup tinggi.

Rabu, 26 Oktober 2016

Kecuali orang tuamu sekaya Bill Gates atau kamu Sejenius Mark Zuckenberg, 7 hal ini jadi alasanmu untuk tetap melanjutkan kuliah.

Akhir akhir ini banyak sekali bertebaran kisah motivasi tentang para CEO miliarder yang tidak lulus kuliah. Sebagian dari mereka malah memilih untuk DO secara sukarela. Tujuan awal dari penulisan artikel itu mungkin sebagai pemacu semangat bagi orang-orang kurang beruntung yang tidak sempat mengenyam bangku perkuliahan. Maka kita disodorkan kisah sukses Mark Zuckenberg yang pernah DO tapi sukses dengan Facebooknya. Atau Bill Gates yang juga dan jadi miliarder berkat MIcrosoftnya.
Tapi ironisnya, kisah tersebut justru dijadikan kambing hitam bagi sebagian oknum mahasiswa untuk tidak meneruskan kuliahnya. Alasannya bisa beragam, mulai dari jurusan yang ternyata tidak cocok samapi hal remeh macam tugas dari dosen -___-. Mereka lupa bahwa DO lantas tak langsung membuat mereka jadi sekeren Mark Zuckenberg. Setidaknya mereka juga harus membaca kisah Merry Riana yang tertatih menyelesaikan kuliahnya. Dan akhirnya dia jadi finansial consultant sukses tak hanya di Indonesia, tapi juga di Asia.

Kesuksesan memang tak selalu berbanding dengan latar belakang pendidikan. Tapi tentu saja sukses juga tak berbanding dengan "Drop Out". Kecuali kamu memang sejenius Mark Zuckenberg, atau punya warisan miliaran seperti Bill Gates. Berikut alasan kenapa kamu harus tetap menyelasikan kuliah sampai selesai.

Kuliah membuat kita disiplin belajar

Sukses tidak didapatkan secara instan, semua tahu itu. Untuk sukses kita perlu mempelajari beberapa keterampilan. Baik yang akademis maupun yang praktis. Sebagai manusia, kita punya otak yang memungkinkan kita untuk belajar sendiri. Pertanyaannya apakah kita punya cukup tekad untuk mempelajari hal itu? Kalaupun ada seberapa disiplin kita? Nah, perkuliahan justru membantu kita untuk disiplin mempelajari hal itu. Karena di tiap semester kita sudah disediakan silabus untuk dipelajari.

Kampus merupakan laboratorium gratis untuk mempelajari berbagai karakter manusia yang akan ditemui di dunia kerja nantinya

Di dunia luar nantinya, kita akan bertemu banyak orang dengan banyak karakter. Orang orang dengan beragamn karakter ini akan berhubungan dengan kita. Sebaik sebagai rekan kerja, mitra bisnis, klien atau bawahan. Kepada orang orang itu kita harus bersikap ekstra bijaksana. Karena bagaimanapun menyebalkannya, mereka akan selalu ada disekitar kita. Di kampus sebenarnya kita bisa menemukan karakter serupa, dalam lingkup lebih kecil. Mereka bisa dosen, rekan satu kelompok atau anggota organisasi yang kamu pimpin. Dengan mengenali karakter tersebut lebih awal kamu bisa lebih siap menghadapinya di dunia luar nantinya.

Nggak cuma akademis, sebenarnya kamu juga belajar soft skill di kampus

Lewat tugas kelompok atau UKM yang diikuti sebenarnya kita juga belajar soft skill yang diperlukan di lapangan nantinya. Seperti leadership, self awareness, emphaty dan sebagainya. 

Kampus merupakan lingkungan pertama kamu untuk menciptakan jaringan

Sebagai mahluk sosial, kamu tak bisa hidup sendiri. Untuk sukses pun  kamu nggak bisa maju sendiri. Kamu tetap memerlukan orang lain. Dan kampus adalah lingkungan pertama kamu untuk menciptakan jaringan. Kalau kamu membangun start up, teman teman kampus kamu bisa jadi prospek pertama untuk memasarkan jasamu.

Di Kampus kamu juga bisa menemukan Soulmate dalam Bisnis

Seperti pernikahan, menciptakan bisnis itu juga memrlukan partner yang tepat. Seperti Larry Page dan Sergey Brin yang sukses dengan Google. Jika partner Larry bukan Sergey mungkin Google tak akan seperti sekarang. LArry beruntung karena ia memulai bisnis dengan soulmatenya. Kalau kamu mau seperti Larry juga, kamu harus menemukan soulmate kamu juga. Dan kemungkinan besar soulmate itu adalah teman kuliahmu sendiri.

Disadari atau tidak, tugas aneh dari dosen justru merupakan latihan kamu untuk disiplin mengerjakan proyek

Agar berhasil dalam dunia profesional, waktu menjadi komponen utama. Orang akan menilai kamu dari komitmen kamu untuk menyelesaikan proyek tepat waktu. Dimanapun orang orang tidak akan memberikan toleransi untuk kelalaian. Nah tugas dari dosen yang selama ini kamu pikir memberatkan justru merupakan latihan kamu untuk tepat waktu.

Gelar akademis bisa membantu menyelamatkan kamu yang belum berpengalaman 

Jika kamu belum punya modal yang cukup, kamu tetap bisa memulai sebuah usaha. Caranya adalah dengan join, silahkan ajukan proposal kamu kepada sponsor yang sesuai. Hanya saja sposnsor tentu memilih orang-orang yang berpengalaman juga untuk mengelola investasi mereka. Beruntung bagi kamu yang sarjana, gelar akademismu (yang relevan dengan bidang yang akan kamu geluti) bisa membantu menaikkan namamu, bahkan jika kamu belum berpengalaman.

Itu tadi Tujuh manfaat menyelesaikan kuliahmu. Ayo belajar yang sungguh-sungguh, di luar sana masih banyak orang yang tak seberuntung kamu ingin menggantikan posisimu. :)

Sumber gambar : itukah.com

 

 

Rabu, 19 Oktober 2016

Yang Tak Akan Terlupakan : Jalan-Jalan ke Turki Selepas Umrah Bersama Umrah Plus Turki Cheria Wisata

Kakbah menjadi poros bumi bagi umat islam sedunia. Bahkan mengunjunginya termasuk ke dalam salah satu syarat rukun Islam. Ya, melakukan ibadah haji bagi yang mampu merupakan penyempurna keislaman seseorang setelah kewajiban melakukan puasa Ramadhan. "Dispensasi" dari Allah berupa kata-kata "bagi yang mampu" tak lantas menggugurkan keinginan kita dengan keuangan pas-pasan untuk berkunjung kesana. Karena lebih dari sekedar kewajiban, menunaikan ibadah haji sama seperti "pulang". Disanalah bermula sejarah umat Muslim. Untungnya sekarang banyak lembaga keuangan di Indonesia yang melaksanakan program tabungan haji untuk memudahkan jalan kita dalam penyempurnaan dien.

Tapi sayangnya, untuk meluncur kesana tak cuma terhalang kendala ekonomi saja. Pemerintah Arab Saudi menetapkan kuota untuk para jalon jamaah haji dari tiap negara setiap tahunnya, termasuk Indonesia. Solusinya menunggu atau "berhaji" di waktu lain yang lazim disebut Umrah atau haji kecil. Umrah menjadi pilihan bagi orang orang yang sudah sangat merindukan panggilan suci tapi terkendala waktu. Tidak seperti haji, umrah bisa dilakukan kapan saja. Tentu terdapat perbedaan antara haji dan umrah, baik secara hukum ataupun rukunnya. Apapun itu, Umrah bisa mengobati kerinduan kita pada Baitullah.

Dewasa ini akses kita menuju Baitullah menjadi lebih mudah. Perencanaan haji dan umrah tidak lagi dimonopoli oleh pihak Bank saja. Saat ini sudah banyak biro-biro khusus yang menghandle perjalanan ke Baitullah dengan berbagai benefit. Ada banyak sekali pilihan sampai sampai membuat bingung. Kita harus jeli sekali meneliti hal ini agar tidak merugi.

Sebaiknya serahkan urusan wisata religi ini kebada biro perjalanan yang kredibel dan sudah punya nama. Misalnya saja Ceria Halal Wisata yang sudah diresmikan dinas pariwisata DKI sejak tahun 2001. Berlokasi di Twink Building Lantai 3, Cheria Halal Wisata menawarkan berbagai program wisata halal dan berbagai paket umrah plus yang menjadikan perjalanan ibadah jadi tak terlupakan.
Salah satu yang sangat direkomendasikan adalah program Umrah Plus Turki. Jarak Turki hanya beberapa jam saja dari Arab Saudi. Jadi tidak ada salahnya setelah melakukan ibadah umrah lanjut dengan Travel Tour Wisata Turki.


Turki mengukir sejarah panjang dalam perkembangan peradaban Islam. Mulai dari masa masa keemasan dulu sampai sekarang, Islam menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Turki. Meskipun sekarang Turki menjadi negara sekuler pertama di Timur Tengah.
Umroh plus Turki dari Cheria Halal Wisata menyediakan program untuk 10, 12 dan 16 hari yang dijual dengan harga bersahabat. Tapi tentu saja pelayanannya sudah standar Cheria Halal Wisata yang tidak perlu diragukan lagi.

Ada beberapa kota kota ikonik yang bisa dikunjungi di Turki (yang semuanya sudah termasuk dalam agenda perjalanan yang disipakan oleh team Cheria Halal Wisata). Seperti Istanbul, Bursa, Izmir, Kusadasi, Pamukkale, Konya dan lain-lain. Cheria Halal Wisata juga memastikan kita untuk memilih oleh oleh khas terbaik Turki untuk dibawa pulang.

Selain tur-tur standar yang sudah termaktub dalam paket umrah plus Turki. Ada beberapa benefit lain yang tetap bisa diikuti dengan mendaftarkan di awal. Misalnya saja Naik Ballon Udara yang jadi ciri khas Turki. Aksi serupa pernah ditunjukkan salah satu sinetron Indonesia yang dibintangi Natasha Rizky. Siapa coba yang gak mau naik ballon udara. :D


Bagi yang berencana melakukan Umrah di bulan Desember nanti, tidak ada salahnya sekalian liburan ke Turki setelah menyelesaikan ibadah umrah. Masih bisa mendaftar nih di Cheria Hotel Wisata. Belum tentu kan bisa dapat cuti lagi di waktu lain. Mending sekalian aja direncanakan sekarang, "sambil menyelam minum air".

Atau kalau misalnya udah Umroh duluan dan belum ada rencana untuk mengulang dalam waktu dekat bisa ikut program reguler Travel Tour Wisata Turki dari Cheria travel aja. Dijamin gak akan terlupakan :).

Sumber : Website Cheria Travel
Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Cheria Wisata 2016
http://www.cheria-travel.com/2016/02/lomba-menulis-cheria-wisata.html


Sabtu, 15 Oktober 2016

Being a part time freelancer (pengalaman saya berburu job di projects.co.id)

Kata orang-orang, kita gak bisa sukses kalau bekerja bukan di passion kita. Awalnya saya juga berpikir begitu, sampai saya sadar bahwa hidup tidak sedangkal itu. :D Saya sangat menyukai dunia literasi. Mau itu fiksi, artikel ringan sampai jurnal ilmiah saya lahap. Bagi saya kepenulisan adalah passion saya.

Tapi jalan hidup tak semulus itu. Saya tak bisa bekerja sebagai editor atau proofreader di penerbit besar seperti yang saya impikan karena saya tidak kuliah di jurusan sastra (inipun nggak lulus). Tapi bagaimanapun juga saya harus tetap struggle, passion bukan lagi hal utama.

Dan jadilah saya bekerja di industri F & B. Jenjang karir saya cukup mulus. saya memulainya sebagai pelayan dan akhirnya saya bisa jadi koki senior :).
Saya langsung menyukai bidang baru ini, tapi saya tidak pernah melninggalkan passion saya di bidang literasi. Blog adalah salah satu pelarian saya. Saya juga rutin mengikuti even menulis kecil kecilan (yang kadang bahkan gak ada hadiahnya).Sampai saat ini saya masih menganggapnya hobi. Tidak berniat untuk menghasilkan uang. Paling paling saya cuma dapat beberapa tawaran buku gratis dari penerbit untuk direview, yang sudah membuat saya kegirangan. (Saya punya blog khusus untuk mereview buku di sini).

Sekarang saya yakin bahwa pekerjaan kita gak harus sesuai dengan passion. Karena dengan begitu kita jadi punya dua hal untuk diperdalam.Apalagi pekerjaan saya sekarang tidak terlalu menyita waktu.

Hingga suatu hari saya melihat postingan di beranda Facebook tentang projects.co.id. Saya klik linknya dan saya dibawa menuju ratusan lowongan kerja online yang bisa saya bid jika telah mendaftar. Saya langsung register saat itu juga. Walaupun saya agak kesal karena daftarnya agak rempong. Ada captcanya, password juga harus terdiri dari kombinasi angka dan huruf (huruf besar dan huruf kecil). Padahal saya sering kesulitan menghafal password akun media sosial. Kelak saya bersyukur dengan persyaratan yang saya anggap rempong itu, karena password yang selama ini saya gunakan di tempat lain gampang dilacak dan pernah diretas :(.

Saya bid semua proyek yang menurut saya sanggup saya kerjakan. Nilai proyeknya bervariasi, mulai dari 50 ribu sampai jutaan. Hasilnya bisa ditebak, saya belum jebol satu proyek pun. Tapi untungnya, saya gak perlu cek ke projects.co.id tiap hari. Karena mereka memberitahukan hasil penawaran kita via email. Dan saya tidak pernah putus asa. Tetap bid lagi dan belajar dari kegagalan. Projects.co.id juga memberikan tips-tips bagaimana supaya kita bisa lolos bid proyek. Terkadang saya juga suka iseng mengklik profil dari teman yang memenangkan bid. Sekedar belajar dari profil dia.

Alhamdulillah, hari hari berikutnya mulai ada kemajuan. Mulai ada beberapa bid yang saya menangkan, walaupun semuanya masih di range mikro proyek. Tapi tak apa, bukankah segala sesuatu dimulai dari yang paling kecil? Lagipula masih ada ratusan lowongan kerja online yang bisa saya bid disana. Itupun selalu bertambah tiap harinya. Dan yang terpenting, saya tetap bisa menekuni passion saya tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama yang juga saya senangi.

Berikut adalah nilai plus yang bisa saya temukan di projects.co.id :
1. Securitynya nomor satu. Dari mulai log in, bid proyek sampai withdraw "gaji" mengikuti prosedur yang ketat.
2. Kita bisa browse lowongan berdasarkan kategori
3. Hasil bid selalu diinfokan kepada semua peserta, baik yang memenangkannya atau tidak. Yang menang juga dikirim notifikasi via sms.
4. Ada jaminan kita pasti dibayar. Karena sebelum kita mengerjakan proyek, owner harus membayar dulu ke rekening projects.co.id. Jadi owner tidak seenaknya membatalkan proyek.
5.Ada sanksi(arbitrase) bagi yang melanggar, baik dari pihak owner ataupun dari pekerja.
5. Fee yang diambil cukup kecil, hanya 12 % dari nilai proyek.
6. Withdraw "gaji" yang gampang. Kita nggak perlu punya paypall atau kartu kredit. Cukup rekening di Bank Lokal. Dan untuk Bank yang bekerjasama dengan Projects.co.id, minimum penarikan adalah 10.000 rupiah.
7. Lowongan yang ditawarkan bermacam-macam, mulai dari design, writing, data entry, web developer, consultant dan lain-lain.

Itulah pengalaman saya sebagai "part time freelancer" di projects.co.id.

Kamis, 13 Oktober 2016

Mengambil KPR Saat bujangan. Menagapa tidak?

Tempat tinggal adalah suatu kepastian yang akan kita butuhkan. Rumah sudah menjadi kebutuhan pokok manusia. Beruntungnya saat bujangan kita belum terlalu dihadapkan pada kewajiban ini. Bagi pemuda lajang, mengontrak rumah atau kost akan lebih membantu. Karna diawal usia dua puluhan, kita masih membangun karir yang pas. Selain itu masih ada kemungkinan untuk dipindahkan ke kota lain atau bahkan pindah tempat kerja. Peluang dan tawaran kerja bagi pemuda memang lebih banyak, sehingga kita bisa leluasa memilihnya.

Namun, sebenarnya mengambil KPR selagi lajang itu sangat banyak keuntungannya. Berikut hal –hal yang harus diketahui tentang mengambil KPR saat lajang.
Masa lajang adalah saat paling tepat untuk mengambil KPR
Sebenarnya, saat bujangan justru adalah waktu yang paling pas untuk mengambil Rumah. Saat ini tanggung jawab finansial yang kita miliki belum terlalu banyak. Jadi menyiapkan investasi untuk tempat tinggal kita di masa depan adalah keputusan yang benar.

Tetap dahulukan asuransi
Di zaman yang penuh dengan ketidakpastian ini, asuransi adalah amunisi khusus u ntuk bertahan hidup. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya. Memilih asuransi yang tepat wajib hukumnya. Kalau bisa sekalian pilih yang menawarkan investasi dalam premi yang kita bayarkan.

Pertimbangan lokasi rumah

Rumah di tengah kota dengan yang ada di pinggiran kota tentu berbeda harganya. Untuk awal tak masalah jika kamu mengambil rumah yang ada di pinggiran terlebih dahulu. Kelak komplek hunianmu juga akan dkipadati penduduk dan harganya melonjak.
Tapi kalau kamu menginginkan rumahmu nanti sekaligus menjadi tempat tinggalmu saat ini. Otomatis kamu harus menyesuaikan dengan lokasi kerjamu. Jika tempat kerjamu ada di pusat kota, silahkan siapkan dana yang lebih banyak jika ingin mengambil rumah disekitaran kantor. Atau kalau kamu mau yang lebih murah, kamu harus siap berangkat lebih pagi ke kantor supaya tidak terlambat.

Deal yang paling menguntungkan

KPR dimilik oleh hampir semua bank yang ada di Indonesia. Tidak ada salahnya jika kamu mencermati satu persatu. Pilih deal yang paling menguntungkan. Biasanya perbedaan terbesarnya adalah dari persentase bunga flat dan bunga floatingnya.
Untuk tahun pertama, biasanya yang diberlakukan adalah bunga flat (jumlah suku bunga tetap). Di tahun berikutnya, baru pakai bungan floating (suku bunga mengikuti mengambang, mengikuti pasar). Biasanya ini yang menyebabkan cicilan rumah tiba tiba naik. Solusinya kamu bisa pilih kpr yang paling lama masa bunga flatnya. Untuk hal ini, akan saya bahas pada artikel khusus.

Mau “rumah” atau “rumah”

Berikutnya yang harus dipertimbangkan adalah, apakah rumah itu nantinya akan dijadikan tempat tinggal kamu di masa depan atau sekedar investasi. Bila itu akan jadi tempat tinggalmu kelak, maka kamu harus memilih yang paling sesuai dengan keluargamu nanti. Pertimbangkan juga jumlah kamar tidur atau tanahnya. (untuk memperbesar rumah atau dijadikan taman).

Sendiri atau patungan

Ada seorang teman yang memutuskan untuk patungan mengambil rumah bersama kekasihnya. Ini bisa sangat membantu juga, karna rumah itu akan mereka tempati nantinya setelah menikah. Namun hal ini harus dipertimbangkan dengan sangat matang. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya, karna kalian belum punya ikatan apapun. Jika terjadi perpisahan akan repot urusannya :D

Bangun karir
Tetap tingkatkan prestasi kerjamu. Biar jenjang karirmu terus naik. Dan pundi pundi yang kamu dapatkan pun akan semakin bertambah. Sehingga perkara cicilan rumah ini bukan masalah lagi.

Biarkan rumah mencari cicilannya sendiri
Kamu bisa menjadiksn rumah yang kamu beli untuk menambah penghasilan membayar cicilan. Cukup dengan sedikit renovasi, kamu bisa membuka kost kostan atau kontrakan. Tak jarang dari sini, biaya untuk cicilan rumah sudah tertutupi.

Jangan abaikan kewajiban terhadap orang tuamu

Mau nyicil rumah atau persiapan dana lainnya. Pastikan jangan abaikan tanggung jawabmu sama orang tua ya . Jangan sampai kredit rumha menjadi alasanmu untuk tidak pulang, padahal mama udah kangen banget.
Orang tua tetap nomor satu.

Minggu, 09 Oktober 2016

Penjara Bernama Comfort Zone

Saya pernah baca sebuah buku (lupa judulnya), ada satu fabel yang sangat menarik.Ceritanya tentang kodok rebus. Jadi ada kodok yang tercebur ke dalam panci berisi air yang akan dimasak. Air yang tadinya dingin perlahan lahan berubah hangat, membuat si kodok merasa nyaman. Sehingga dia tidak peduli ketika panci itu akhirnya ditutup. Ia terus berenang santai memuatari panci. Tapi lama kelamaan air itu semakin panas bahkan sampai mendidih.Kodok tersebut tak bisa keluar karna panci sudah ditutup. Akhirnya si kodok mati kepanasan.

Boleh jadi kita adalah kodok rebus itu. Ketika sudah merasa nyaman, kita akhirnya terlena hingga tidak awas dengan sekitar. Kita enggan keluar untuk menjadi lebih baik, (atau menyelamtkan diri). Ketika keadaan berubah gawat baru kita bertindak. Padahal itu sudah sangat sangat terlambat.

Zona nyaman atau comfort zone mirip seperti penjara. Bedanya kita dengan sukarela memasuki penjara ini. Saya bahakan telah dua kali memenjarakan diri saya dalam comfort zone. Akibatnya parah, hidup jadi flat, tidak ada tantangan dan berjalan mundur. Tapi tidak boleh ada kata terlambat kan. Berikut ini beberapa hal yang akan saya lakukan untuk keluar dari zona nyaman :

1. Mengambil resiko.
Hal pertama yang menyebabkan kita terpenjara di zona nyaman adalah sifat pengecut. Jadi yang harus dilakukan ertama kali adalah melawan rasa takut itu. Salah satunya adalah dengan mengambil resiko. Hidup tidak sepenuhnya bisa diselesaikan dengan hitung hitungan matematis.

2. Berpikir berseberangan
What people think itu tidak penting. Tapi sangat berguna. Bagaimanapun kita tidak akan pernah bisa objektif menilai diri sendiri. karena itu opni orang lain akan bermanfaat bagi kita.Sesekali kita harus berpikir dari sudut pandang orang lain.

3. Bercerita dengan orang baru
.
Kadang kadang kita terlalu disibukkan dengan rutinitas. Sehingga tidak ada waktu untuk melihat dunia. Sesekali coba berinteraksi dengan orang diluar lingkaran biasa. Maka kita akan sadar bahwa selama ini kita telah jadi katak dalam tempurung.

4. Menghubungi teman lama.

Cobalah mengobrol dengan teman lama, atau sekedar chat di whtasupp. Sebentar saja kita akan sadar bahwa ada yang salah. Biasanya orang yang sudah lama tidak bertemu lebih bisa melihat perubahan.

Itu bebeapa hal yang akan saya lakukan untuk keluar dari zona nyaman ini. Semoga keputusan saya tepat :).

Sumber Gambar :
linikini.id
http://athohirluth.lecture.ub.ac.id/files/2014/09/comfort-zone.jpg

Sabtu, 08 Oktober 2016

Lelucon Yang Sangat Tidak Lucu

Saat itu saya sedang minum di sebuah cafe. Di seberang meja saya persis ada sekelompok anak anak ABG yang memahari waitersnya. Saya tidak tahu persis apa masalahnya, tapi sepertinya hanya masalah sepele. Begitu waiter itu pergi, sekelompok gadis gadis muda itu tertawa tawa. Seolah olah baru saja mendapat hiburan yang sangat menyenangkan.
"Gila, lu jahat banget sih",
"Haha, hisss... lucu tahu",
Lalu mereka kembali tertawa. Saya di meja diam mengamati mereka. Bagi mereka ini mungkin sebuah lelucon yang sangat lucu. Tapi mereka tidak tahu (atau tidak peduli) di tempat lainnya, karir seseorang sedang terancam.
Sebagai orang yang bekerja di industri jasa, saya paham sekali mengenai hal ini. Bagi kami konsumen adalah raja. Dan pelayanan adalah mutlak sebuah kewajiban. Di setiap industri jasa seperti ini ada SOP yang harus diikutisemua karyawan. Mulai dari memilih bahan baku, memasak sampai makanan itu tersaji di depan konsumen sudah terlewati prosedur yang harus kami ikuti. Meskipun bisa terjadi juga beberapa kesalahan, tapi itu sangat jarang tejadi.
Kritik dan saran di industri pelayanan adalah sebuah keseharian. Kita taka kan tahu kekurangan kita jika tidak ada yang memberi tahu. Namun menjadikan hal itu sebagai sebuah hiburan pribadi adalah sebuah lelucon yang sangat tidak lucu menurut saya.
Tapi entahlah, kita hidup di zaman media sosial yang apa apanya harus dishare :D.

Sumber gambar : otakjepang.com

Semua Pedagang Bisa Online Bersama Kioson

Jual beli/transaksi antar manusia sudah ada semenjak zaman prasejarah. Walaupun berada di puncak kllasifikasi organisme, manusia tetap punya keterbatasan. Oleh karena itu muncul system barter untuk tetap menutupi kebutuhan yang tak bisa mereka penuhi sendiri.
Seiring perkembangan zaman dan evolusi kecerdasan manusia. Transaksi itu menjadi lebih khusus dan tertata. Mulailah diciptakan alat tukar (mata uang) sebagai acuan. Dan dibuatlah sebuah tempat untuk mempertemukan penjual dan pembeli (pasar).

Memasuki era digital, prilaku belanja masyarakat pun bergeser. Dalam ritme kehidupan urban yang dinamis, orang orang lebih memilih jika bertransaksi secara online dari rumah. Ini lebih praktis dan tidak mengganggu kesibukan mereka lainnya. Ketimbang repot-repot melakukan penawaran di pasar, akan lebih praktis bila cukup klik dan transfer saja dari rumah. Sebagiannya malah bisa COD (cost on delivery).

Bergesernya prilaku masyarakat ini berpengaruh juga pada siklus perputaran uang di pasar konvensional (baik pasar, kios atau swalayan). Ini memaksa pelaku bisnis ini untuk “mengikuti” perkembangan. Retailer besar seperti Indomaret, Alfamart dan Matahari Mall pun akhirnya membentuk market place online mereka sendiri. Jadi sekarang selain penjualan dari toko, mereka juga mendapat pemasukan dari transaksi di toko online.
Lalu bermunculanlah e commerce yang menjangkau seller yang lebih luas. Sebut saja nama nama seperti Elevenia, Lazada, Bukalapak. Sayangnya marketplace yang sudah ada ini belum mampu menjangkau pedagang pedagang kecil seperti pemilik toko kelontong atau kios kios pulsa di pinggir jalan. Akibatnya pedagang kecil ini semakin tersingkirkan dari perkembangan zaman.

Untungnya ada e-commerce baru yang aware tentang masalah ini. Sesuai dengan motonya #semuabisaonline, “KIOSON” hadir segai jembatan kesenjangan digital UMKM. Pemilik toko kelontong dan/atau bahkan penjual pulsa sekalipun bisa menjangkau konsumen yang lebih luas. Selain menjual produk yang ada di toko mereka, seller juga bisa mempromosikan barang barang lain yang ada di database KIOSON. Barang barang itu mencakup produk fashon, gadget, kebutuhan harian sampai pulsa, token listrik dan tiket pesawat. Dengan ongkir yang flat 10.000 ke seluruh Indonesia. Seller bebas menjual barang barang yang ada di kioon dengan menyesuaikan harga sesuai dengan keuntungan yang diinginkan seller.

Saya sudah mencoba menggunakan kioson, dengan interface yang sederhana membuat pemilik toko toko kecil yang umumnya adalah ibu-ibu lebih gampang menggunakannya. Saya juga sempat menghubungi customer service untuk menanyakan system yang diberlakukan di kioson. Dan respon dari csnyasangat cepat. Saya hanya perlu mengklik tombol “hubungi cs” di apps, lalu beberapa detik kemudian cs dari kioson menghubungi saya. Penjelasan dari cs ini sudah cukup sebagai pedoman untuk menjalankan kiososn.

Kelebihan lainnya dari kioson adalah tidak ada batasan minimal saldo yang harus di top up. Bahkan dengan uang 10.000 pun kita sudah bisa mengisi saldo di kioson yang bisa dipakai untuk melakukan transaksi. Sebagai member baru kita mendapat bonus saldo 5000 dan begitu top up pertama minimal 100.000 mendapat bonus saldo lagi sebanyak 25.000. aplikasi ini cocok sekali bagi pedagang-pedagang kecil yang ingin meningkatkan pengahsilan dengan “go onine”.

Selain itu kita bisa juga mencetak struk belanja di kiososn dengan menghubungkannya ke printer via Bluetooth. Tentu saja, keterangan di struck juga bisa dicostume sesuai dengan toko kita.
Oh iya, kioson juga menyediakan dua paket yang sesuai dengan kebutuhan kita loh :

1. Paket Gold. PAket ini cocok sekali bagi pemilik-pemilik toko yang masih awam dengan online shop dan belum memiliki tablet. Dengan uang Rp. 900.000,- sudah dapat satu tablet, berikut starterkit berupa panduan bisnis, banner untuk dipasang ditoko dan saldo kioson senilai Rp.100.000,-

2. Paket Go, ini paket paling simple dan ditujukan buat yang sudah melek dengan dunia online. Saya sendiri bergabung di paket ini. Kita cuma perlu mendownload aplikasi kioson di playstore. Selanjutnya tinggal ikuti instruksi yang ada. Biayanya gratis, kita cuma perlu top up saldo saja.

Namun karena mungkin masih dalam tahap awal, masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki pihak kioson. Diantaranya adalah sebagai berikut :

• User interfacenya kurang ergonomis jika dipakai di smartphone dibawah 5 inci (bisa dimengerti karna kioson memang dibuat untuk berpasangan dengan tablet). Tapi perlu diperhatikan juga, bahwa sebagian besar orang lebih banyak menggunakan smartphone dibanding tablet.

• Top up saldonya agak ribet, memang sih sudah bisa dilakukan dengan ATM. Tapi akan lebih baik, jika kioson juga mengikuti gerakan markerplace lain yang sudah bekerja sama dengan retailer besar seperti indomaret. Kalau tidak punya ATM dan rekening sinarmas, beberapa BANK akan meminta biaya tambahan untuk transfer.

• Tidak ada keterangan untuk FAQ di apps. Cuma ada tombol panggil CS. Menurut saya sebaiknya tetap diadakan keterangan untuk FAQ di apps. Supaya untuk hal hal umum bisa dibaca sendiri oleh member tanpa harus menghubungi customer service. (Kalau di webnya ada, di apps aja yang gak ada. Kalau beli paket Gold udah sekalian keterangannya di starter kit).

• Masih ada beberapa bagian yang berada dalam tahap perkembangan (seperti untuk pembelian tiket pesawat, kereta api maupun pembayaran cicilan)

• Sebaiknya kioson memiliki ekspedisi sendiri untuk menjamin barang barannya sampai ke buyer.

• User interfacenya mungkin bisa dikembangkan lagi supaya lebih sederhana dan gampang digunakan. Mengingat pengguna kioson sebagin besarnya adalah ibu-ibu yang belum terlalu akrab dengan internet.

Itu aja sih pengalaman saya menggunakan kiososn. Yang jelas, kioson ini asik banget buat jadi bisnis sampingan saya. Ayo didownload juga, biar #semuabisaonline.Untuk download bisa meluncur kesini.


sumber gambar :
http://peaunsri.blogspot.co.id/
http://uangteman.com/
http://kioson.com/