Minggu, 15 November 2009

Tips facebook-an aman!

Masih ingat kan berita di TV baru-baru ini, ituloh tentang suami yang berantem sama istrinya lantaran si suaminya sibuk facebook-an sama cewek lain. Gak tanggung-tanggung si istri dapet bogem mentah dari suaminya yang udah kalap. Ck...CK...Tapi lain kasusnhya sama yang dialami  sama salah seorang teman, selain bisa kontak lagi sama teman-teman lama berkat facebook. Ia juga berhasil mempromosikan produk-produknya lewat facebook.
Facebook memang seperti pisau bermata dua, sisi yang satu dan yang lainnya sama-sama tajam. Keputusan tergantung pada si pemegang mau memakai sisi yang mana.
  1. batasi informasi , bukannya merahasiakan. Tapi membatasi, kita gak perlu menul;iskan bulat-bulat setiap informasi yang ada. Seorang teman sering menerima telepon dari orang asing yang pengen kenalan. Nomornya didapat dari facebook,awalnya emang seru tapi lama-lama bosan juga dan mulai ngeluh deh.
  2. ingat waktu, barangka;li hal ini yang membuat MUI kehilangan akal nih. Sampai-sampai mengeluarkan fatwa pengharaman facebook. Sebenarnya kalau bisa bagi waktu, hal ini gak bakal jadi masalah. Mending dari sekarang tentuin jadwal kapan-kapan saja buka facebook. Nggak perlu update status tiap jam kan?
  3. tunjukkan intelektualitas, daripada melaporkan tugas kuliah kamu yang menumpuk mendingan tunjukin rasa empati dan kepedulian sama fenomena-fenomena dilingkungan kamu. Ini nih yang merupakan ciri-ciri mahasiswa.
  4. hati-hati, yang sangat penting hati-hati. Buat akhwat jangan asal confirm aja, liat dulu infonya tentang yang bersangkutan. Sama friendlistnya sekalian. Kalau teman-temannya pakai bikini semua mending di ignore aja deh. Kalau udah terlanjur jadi teman dan ternyata orangnya ga beres boleh diremove koq.
  5. Manfaatin sisi positif facebook, facebook banyak sekali peminatnya diseluruh dunia , jadi kalau mau promosi produk, srategis banget kalau pakai faceboiok. Facebook juga bisa dimanfaatin buat syiar islam, dakwah online gitu!!
  6. jangan main api, bener! janga main api kalau takuit kebakar. Kayak kasus suami istri tadi.
Nah, sekarang mau memanfaatin facebook atau malah dimanfaatin!
selamat berfacebook ria, jangan lupa add

Jumat, 06 November 2009

...yang hilang ketika dewasa

Ketika kita beranjak dewasa, pikiran kita serta merta berubah. Kita jadi lebih rasional dan berpikir operasional formal (menurut piaget ). Namun selain mengalami pengetahuan-pengetahuan baru. Ternyata juga ada tingkahlaku positif yang ikut hilang. Prilaku positif masa kanak-kanak yang ikut hilang ketika kita dewasa antara lain :
  1. Polos.Ketika kita beranjak dewasa, kita mulai berpikir masalah untung rugi dan sebagainya. Sehingga segala tingkah laku kita (biasanya) bermotivasi untuk mendapat keuntungan.
  2. Rasa ingin tahu yang tinggi. Pada anak-anak, rasa ingin tahu akan hal-hal baru begitu kuat. Seringkan mendengar adek-adek dirumah bertanya banyak hal. Pada masa dewasa, keingintahuan perlahan berkurang.
  3. spontanitas. Pada masa dewasa, karena kemampuan berpikir sudah berkembang sempurna. Maka segala sesuatunya dikerjakan dengan pemikiran yang sangat masak. Berbeda dengan ketika masih kanak-kanak yang cenderung spontan.
  4. kejujuran. Anak-anak cenderung berprilaku jujur. Pada saat dewasa, kita mulai melakukan kebohongan-kebohongan. Prilaku jujur bisa bertahan sampai dewasa kalau kita memiliki konsep diri yang baik.
  5. keceriaan. Anak-anak selalu bersikap ceria. Pikiran kanak-kanaknya membuat ia melihat sesuatu dari sudut pandangnya sendiri. Tentu saja hal ini tidak berlaku pada anak-anak yang mengalami kejadian luar biasa. Ketika dewasa, kita dihadapkan pada banyak masalah dalam menjalani kehidupan ini. Dan kita melihatnya dari sudut pandang orang dewasa.

Selasa, 03 November 2009

Tragedi SMS gratis

Ketika kemarin gempa mengguncang Padang dan sekitarnya. Berbagai bentuk solidaritas dikeluarkan. Termasuk yang dilakukan sama pentedia layanan seluler. Beberapa penyedia layanan telekomunikasi seluler ini memberikan layanan sms gratis kepada nomor-nomor di Sumatra Barat. Tujuannya untuk memudahkan berkomunikasi dengan saudara-saudara di Padang.
Tapi memang sudah sifatnya manusia, pasti ada saja yang dilakukan. Termasuk menghadapi sms gratis ini. Mentang-mentang gratis dipakai untuk mengirimkan sms-sms aneh ke teman-teman. Ada yang berupa anekdot, lucu-lucuan sampe sms news yang isinya ancaman. Kalo gak di forward bakal sial (saya paling gak respek sama yang beginian).
Namun, saya tergoda juga untuk ikut "berpartisipasi" menyebarkan sms guyonan itu. Walaupun sebagiannya kasar dan kurang ajar. Yang penting seru (masya Allah, saya baru nyadar sekarang kalau ternyata sudah bergembira diatas penderitaan orang lain waktu itu).
Berikutnya saya kena batunya, karena asyik-asyiknya forward. Ternyata terkirim ke orang yang sangat tidak sopan bila saya kirimkan padanya. Sms tersebut terkirim ke nomor paman saya. Padahal isinya sangat tidak sopan, dan saya mendapat ultimatum.
Dari hal ini saya mendapat pelajaran dan sangat menyesal. Saya berpikir bagaimana perasaan saudara-saudara saya sebangsa yang kena musibah jika tahu saya justru masih tertawa ketika mereka menangis. Bukannya karena tidak berempati, tapi karena tergoda sms gratis.
Mudah-mudahan mereka memaafkan saya juga teman-teman yang lain.